Postingan

PERAN PENTING LINGUSITICS DALAM TERJEMAHAN DAN LINGSITICS DALAM PENERAPANNYA BY.Dr. Inayatul Mukarromah.,S.S.M.Pd

Alhamdulillah dua buku persembahan Purnabakti dari Prof. DR. DRs. Ida Bagus Putra Yadnya.,M.A telah publikasi pertanggal 25 Desember 2022 dan  .      Tulisan ini saya persembahkan kepada dua guru besar saya Prof,DR. DRS. IDA Bagus PUtra .  Pura Yadnya seorang professor yang ahli d ibindang Translation ( terjemahan) , dan Prof Made Budiarsa seorang Professor yang ahli dibidang Applid Lingusitics baik Applied Lingustics for Education maupun Applied Lingusitics for Tourism.  Kedua Professor ayang telah saya tulis adalah dosen saya di Fakultas Ilmu Budaya . Prodi S3 Ilmu Lingusitics. Teringat apa yang dijelaskan dan disampaikan Prof Putra yandnya bahwa  Ilmu Lingusitics memiliki peran pening dalam hal menterjemahkan karena hal ini beekaitan dengan pendalaman secara mikro dan makro lingusitics. Seorang penterjemah pasti harus memiliki kemampuan yang bagus khusunya dibidang terjemahan. Sementara itu Penterjemahan itu erat kaitannya dengan bebeeapa aspek...

KONSEP PARIWISATA RAMAH MUSLIM ( HALAL ) DI DESTINASI WISATA DAN DESA WISATA di BANYUWANGI by : Dr. Inayatul Mukarromah.,S.S.M.Pd

Gambar
                               Dokumentasi bersama Tim LPH, Wakil Bupati Banyuwangi H. Sugirah .,S.Pd .,M.SI , Panitia Jambore Asosiasi POKDARWIS Kabupaten Banyuwangi             Konsep Pariwisata Ramah Musilm ( Halal ) merupakan konsep yang dirancang dan digodok oleh akademisi dan  Tim LPH UIN Khas Jember dengan selalu berkoordinasi ke PEMDA Banyuwangi melalui Sekretaris Daerah asisten bidang Perekonomian, Asosiasi POKDARWIS Kabupaten Banyuwangi, dan juga melibatkan hampir seluruh SKPD di Kabupaten Banyuwangi serta juga melibatkan isntitusi yang bersinggungan dengan destinai wisata dan konsep pariwisata Ramah Muslim termasuk  Perhutani, Kementrian Agama bahkan Taman Nasional dan Asosiasi PHRI.   Pariwisata Ramah muslim ( halal) bukan hanya menciptakan pariwisata yang hanya dikhususkan kepada wisatawan Muslim saja tepati pariwisata ramah mu...

Desa Wisata tidak karena Simbol Penghargaan saja . By Dr. Inayatul Mukarromah.,S.S.,M.Pd

Gambar
      Berdiskusi antara akademisi UIN Khas Jember, Kabid Budaya, Kabid Destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Perangkat Desa dan  pengelola Dsa Wisata   Predikat sebagai desa wisata yang maju, inspiratif  dan berkelanjutan merupakan idaman bagi setiap desa.Hal ini bisa menjadi pemicu bagi setiap desa dalam rangka mengejar untuk mendapatkan anugerah desa wisata tersebut menjadi desa yang diharapkan. Suatu desa wisata dikatakan sukses tidak hanya karena prestasinya atau seringnya mendapatkan penghargaan baik mendapat anugerah dari  tingkat daerah, nasional maupun Internasional dan anugerah- anugerah lainnya. Akan tetapi desa yang maju dan mandiri adalah desa yang mampu berpihak pada ekonomi kerakyatan. Dimana masyarakat mampu merasakan dampak dari pembangunan dari desa wisata tersebut.  Desa wisata terbagi atas tiga tingkatan antara lain; desa wisata rintisan, desa wisata berkembang dan desa wisata maju atau...

PRINSIP MEMABNGUN DESA wISATA YANG BERKELANJUTAN

 untuk mendapatkan predikat sebagai desa yang maju dan berkelanjutan tentu saja harus ditunjang dengan kesadaran SDM pengeloaanya, Suatu Desa dikatakan sukses itu tidak hanya karena mendapatkan predikat sebagai dsa i   

PENGEMBANGAN METODE PAR dan A, B, C, D yang DiTERAPKAN MAHASISWA KKN DI POSKO 45 DESA ARJASA KECAMATAN ARJASA KABUPATEN JEMBER . Oleh Dr. Inayatul Mukarromah.,S.S.,M.Pd

Gambar
                               DPL KKN Posko 45, DPR RI Bidang Pariwisata dan Pendidikan, BPD dan BUMDES   Metode PAR adalah metode yang digunakan untuk membangun kesadaran bagi masyarakat dilokasi KKN Posko 45. Kesadaran yang dimaksud adalah bagaimana masyarakat sadar akan potensi alamnya, sejarah,budaya dan adat istiadat yang dimilikinya. Menumbuhkan kembangkan kesadaran dibidang pariwisata bagi masyarakat memang  membutuhkan waktu lama dan membutuhkan kesabaran. Pendekatan Secara religi, sosiologi dan antropolog, sejarah, lingusitik dan lainnya diharapkan mampu membantu menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat khususnya  berkaitan dengan sektor-sektor Pariwisata dan dampak positifnya bagi kemajuan perekonomian masyarakat.  Menurut saya pribadi dan berdasarkan pengalaman saya secara praktisi dibidang pariwisata sejak tahun 2006 bahwa metode ABCD sangat sulit diterapkan di...

LINGUISTIK UNTUK DESTINASI WISATA (LINGUISTICS for TOURISM)

  By; Dr. Inayatul Mukarromah.,S.S.M.Pd Dosen Sosiolinguistik Pasca Sarjana UIN Khas Jember   Bahasa, pariwisata dan budaya merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Pentingnya bahasa di dunia pariwisata karena bahasa memiliki peranan penting bukan hanya dari hal yang paling mendasar saja tetapi juga terhadap hal yang dianggap rumit. Contoh yang sangat sederhana dari hal yang berkaitan dengan promosi wisata baik yang promosikan melalui brosur atau sosial media juga memerlukan Bahasa. Para tenaga pemandu wisata atau Guiding juga memerlukan keterampilan berbahasa dengan baik bahkan para stake holder dan masyarakat dekat Kawasan wisata terutama yang bisa menikmati adanya dampak positive dari pariwisata. Bahasa bisa diekspresikan melalui bicara, menulis, atau bahkan melalui gerakan tubuh dan juga simbol- simbol bahasa seperti gambar, suara musik dan lainnya. SFL atau dikenal dengan Systemic Functional linguistics. Halliday (1994) “language is semiotic”. Dengan dengan dem...

KAJIAN MAKRO LINGUISTIK TERHADAP SEMIOTIK PADA DESTINASI WISATA DI DESA SIDOMULYO, KECAMATAN SILO JEMBER

Gambar
        By ; Dr. Inayatul Mukarromah.,S.S.M.Pd                     Dosen UIN Khas Jember         Simbol-simbol bahasa  desa wisata Sidomulyo. Simbol- simbol tersebut  bisa didapatkan dari alam, manusia dan budaya.  Hal ini sangat menarik   mengingat banyak sekali yang bisa digali dari desa Sidomulyo.     Tugu masuk desa Sidomulyo sangatlah besar dan ini melambangkan simbol betapa siapnya desa Sidomulyo  dalam menyambut wisatawan untuk datang ke desa tersebut. Sepanjang jalan menuju Darungan terbentang  pohon-pohon Pinus dan sungai bening yang mengalir mengitari desa tersebut. keduanya melambangkan betapa alam juga siap menyambut para wisatawan masuk ke desa tersebut. sepanjang perjalanan masuk ke Desa Sidomulyo disana berjejer rumah- rumah yang bagus, rapi, bersih dan hampir tertata dengan indahnya karena sepanjang perjalanan t...