Postingan

THE COOPERATION IN THE DEVELOPMENT OF H2S TOURISM (HALAL, HYGIENIC, AND HEALTHY), THE DEVELOPMENT OF HERITAGE AND RELIGION TOURISM BETWEEN THE REGIONAL GOVERNMENT OF BANYUWANGI AND UIN KHAS JEMBER

Gambar
 By ; Dr. Inayatul Mukarromah.,S.S.M.,Pd       Tourism is interesting, unique, beneficial, and has a broad segment. Some elements in tourism include arts, culture, and language, including natural tourist destinations, culinary, and handicrafts.      Based on a book entitled It's Time to Explore Banyuwangi, published by Banyuwangi district government, Banyuwangi has various types of dance arts, including Gandrung dance, Seblang dance, Kuntulan, Kebo-Keboan, Angklong Paglak, Janger Damarwulan, Barong Oseng and many more. These arts and dances are as icons or symbols of Banyuwangi that are not owned by others.        The culture and traditions in Banyuwangi include Tumpeng Sewu, Endog-Endogan , and Mepe Kasur.   The events held on the annual agenda in Banyuwangi include Gandrung Sewu, Seblang dance ritual in the month of Shawwal, Kebo-keboan ritual, Tumpeng Sewu, Endog- Endogan, Mepe Kasur, Puter Kayun, Beach Jazz Festi...

H2S FOR TOURISM DEVELOPMENT IN BANYUWANGI ; by Dr. inayatul Mukarromah., S.S., M.Pd

Gambar
          H2S tourism is a friendly, healthy, comfortable and safe tourism concept. This concept is under the spirit of tourism. It is Sapta Pesona and CHSE. The H2s concept had indeed been designed in advance by the Culture and Tourism Office of Banyuwangi, UIN KHAS Jember, POKDARWIS. H2S was known at POKDARWIS Jamboree on Pulau Merah, Pesanggaran District, Banyuwangi. The activity happened to be attended by the Deputy Regent of Banyuwangi, the Head of Provincial Tourism Destinations and Marketing, the Head of Banyuwangi District Tourism and Tourism Office and its heads of Health, Cooperatives and Trade Offices as well as the Halal guarantee agency team or LPH Team and Halal Center of UIN Khas Jember. The event took place from 15 to 16 December 2022. The event was like an audience between POKDARWIS Association, the community and a team from UIN KHAS Jember. Initially, the audience discussed Muslim Friendly Tourism (Halal). H2S concept certainly gets a posi...

FGD DALAM MERUMUSKAN PARIWISATA HALAL BERSAMA SKPD, UIN KHAS, MUI, KEMENAG, PHRI DAN POKDARWIS KABUPATEN BANYUWANGI SEKALIGUS PENDAMPINGAN PARIWISATA HALAL DI KECAMATAN ROGOJAMPI DAN KECAMATAN LICIN KABUPATEN BANYUWANGI

Gambar
       Pariwisata halal sebetulnya sudah ditetapkan berdasarkan Peraturan Mentri Pariwisata nomor 1 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Usaha Pariwisata. Dimana pada Bab III  berkaitan penyelenggaraan sertifikasi Usaha Pariwisata Halal. Pariwisata Halal bukan hal yang tabu lagi karena Indonesia merupakan salah satu negara yang punya potensi  wisata halal   mengingat mayoritas penduduknya beragama  Islam . Turki dan Arab Saudi bersama Indonesia menempati peringkat kedua dengan total poin yang sama, yaitu 70 dan Uni Emirat Arab (66), Qatar (64), Iran (63), Yordania (63), Bahrain (62) dan Singapura (62) [1]             Pariwisata halal sebetulnya juga sudah dikonsep melalui Panduan Penyelenggaraan Pariwisata Halal oleh Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementrian Pariwisata tahun 2019 tujuannya adalah untuk memberikan panduan praktis bagi pemerintah, pemerintah daerah, pelaku usaha serta...

Pendampingan

Gambar
    Penarikan mahasiswa KKN sekaligus mengunujungi beberapa UMKM seperti kripik  pisang, dan kripik singkog,kripik usus, tape, tempe dan batik yang ada di Desa arjasa.     Masih banyak kendala yang ditemukan di Desa Arjasa. termasuk beberapa pelaku UMKM belum memahami bagaimana prosedur mengurusan ijin usaha, PIRT bahkan menuju ke sertifikat halal. Padahal tahun 2024  produk- produk yang tidak memenuhi unsur halal dan tidak mendapatkan sertifikat halal susah mendapatkan ijin edar.      Sehingga hal ini merupakan tugas kita bersama untuk membantu masyarakat mikro. Seperti desa Arjasa, kecamatan Arjasa , kabputaen Jember bahkan akademisi seperti dat UIN Jembe dan lainnya. r.          

Pendampingan bersama mahasiswa KKN Posko 45 Dalam rangka mewujudkan ekonomi kreatif berbasis Pariwisata Ramah Muslim di Desa Arjasa

Gambar
Mendampingi Mahasiswa KKN Posko 45  dalam rangka menyambut kedatangan ibu bupati jember.  maksud dan tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan sektor perekonomian masyarakat.  Kehadiran ibu Bupati Jember salah satunya adalah melihat beberapa potensi dan progress yang  hasillan oleh BUMDES dan  masyarakat Desa Arjasa.   Progres tersebut antara lain adanya pembangunan wahana bermain anak, kolam renang untuk orang dewasa dan anak. Adanya lokasi untuk  berjualan bagi para pedagang makanan seperti nasi dan bakso, es buah dan lainnya serta lokasi untuk para penjual makanan dan minuman ringan yang dihasilkan oleh para pelaku UMKm dari masyarakat desa Arjasa. Bahkan juga terdapat lokas bagi para penjual buah yang dihasilkan oleh masyarkat Arjasa seperti  durian, pisang, manggis dan lainnya bahkan pete dan segala jenis umbi- umbian yang dihasilkan oleh masyarakat Desa Arjasa.        Pada kesempatan ini juga DPL KKN Posko 45 juga meng...

3 Januari Sebelum Pelepasan mahasiswa KKN di Desa Arjasa Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember

Gambar
 Desa Arjasa adalah desa yang kaya akan potensi, mulai dari peninggalan sejarahnya seperti Punden Berundak, peninggalan megalitikum berupa batu kenong dan dolmen yang ada di Situs Calok, hingga Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) baik di bidang kesenian hingga pangan hasil dari tangan-tangan kreatif masyarakat Desa Arjasa. Kekayaan ini memunculkan sebuah pemikiran bahwa Desa Arjasa memiliki bakat untuk menjadi Desa Wiata yang layak untuk dikembangkan. Maka dari itu, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UINKHAS) Jember, menjadikan Desa Arjasa menjadi sebuah desa binaan. Selain untuk mengembangkan potensi yang ada, juga untuk memakmurkan perekonomian yang ada di Desa Arjasa melalui pengembangan Desa Wisata. Sebelum melakukan program untuk mementukan langkah- langkah yang tepat dalam mengembangkan Desa  Arjasa menjadi desa wisata Ramah muslim ( Halal ) maka kami diundang oleh RRI Jember untuk menjelaskan langkah- langkah apa saja yang dibuat oleh UIN Khas Jember untuk ...